oleh

16.7.Milyar Lebih Dana BLT dan Antisipasi  Kebutuhan Bahan Pokok  Covid 19 Masih Mengendap di Kas Daerah Aceh Tenggara.

Kutacane. Agara News Senin 31 / 8/ 2020.

16,7 Milyar lebih Dana Penanggulangan dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial  antisipasi kebutuhan Bahan pokok akibat covit 19 masih mengendap di kas daerah Aceh Tenggara  demikian di peroleh imformasi media ini di seputaran kutacane senin 31/8/2020.

Sumber yang sama menjelaskan Bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara per  mei 2020 telah mempersiapkan Anggara 16,7 milyar lebih dalam rangka mengantisipasi jaring pengamanan sosial  dalam menghadapi penanggulangan penyebaran Covid 19 di  daerah Kabupaten Aceh Tenggara, Dana ini di bagi menjadi dua jenis kegiatan yaitu dalam bentuk  penanganan dampak ekonomi yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 10,,9. Milyar Lebih dan dalam bentuk Jaring Pengaman sosial antisipasi kebutuhan bahan pokok sebesar Rp 5.7. Milyar lebih jadi kedua kegiatan ini mencapai anggara Rp 16.7 Milyar lebih yang telah dipersiapkan namun sejauh ini diduga masih mengendap di Kas Daerah Setempat. Sampai saat ini.

Sejumlah kalangan di Kutacane mempertanyakan kebijakan Bupati Aceh Tenggara  Raidin Pinin yang telah mempersiapksn anggaran yang cukub besar mencapai Rp 16.7 Milyar lebih dalam menghadapi dampak sosial ekonomi akibat  Covid 19. Sejak terjadinya penyebaran virus covid 19 yang melanda seluruh negara dewasa ini , namun belum merealisasikan dana tersebut kepada masyarakat Aceh Tenggara. Sementara akibat meyebarnya issu virus covid 19 dewasa ini sangat berpengaruh sekali kepada seluruh sektor ekonomi dan kehidupan rakyat secara meyeluruh. Malah mempertanyakan ada apa kok ada anggara namun tidak di salurkan kepada yang membutuhkan jelas  Hidanyat Sekedang salah seorang warga  Kec Bambel semestinya dana ini sudah dapat di mampaatkan warga yg berhak menerima dimasa sulit saat ini kepada media ini dikutacane 31/8/2020.

Hattaruddin Kepala Badan Pengegola Keuangan dan Kekanyaan Daerah Aceh Tenggara saat di kompirmasi terkai adanya anggara mencapai Rp 16.7 Milyar Lebih untuk  penangan dampak ekonomi dan antisipasi jaring pengaman sosial kebutuhan Bahan pokok dalam rangka menghadapi Covid 19.di Aceh Tenggara sangat di sanyang kan tidak bersedia memberikan kompirmasi atau keterangan kepada media ini.

Paisal Desky  ND. Kadis Sosial Aceh Tenggara ketika dikompirmasi Senin 31/8/2020 di Ruang Kerja menjelaskan kalau dia tidak mengetahui adanya anggara sebesar 16.7 milyar lebih yang di peruntukkan penanggulangan covid 19. Yang ada di dinas sosisl .kata Paisal  ada pun selama ini kegiatan yang di kelola di dinas  sosial antara lain adalah  penyaluran Bantuan sosial dalam bentuk Jadub atau Barang dari Pemerintah Propinsi Aceh sebanyak 1800 paket yang telah di salurkan , sedangka  dari Sumber dana APBK Aceh Tenggara yaitu  Kursi Roda Bagi Penyandang cacat. Tongkat dan  Rehab rumah  sebanyak 65 unit . Ini yang telah kita salurkan kata Sekretaris Dinas Sosial ini.

Mhd Ridwan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tenggara di ruang Wakil Ketua I DPRK Setempat  senin 31/8/2020.saat di kompirmasi membenarkan adanya anggaran yang di persiapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengara dalam rangka menghadapi dan antisipasi penanggulangan covid 19  sebagai jaring pengaman dalam bentuk bantuan tunai langsung (BLT)  dan persiapan kebutuhan bahan pokok sebesar Rp 16.7 Milyar Lebih. Yang telah dilaporkan kepada kementerian Keuangan. Namun katanya sejauh ini belum direalisasikan karena lemahnya data yang lanyak menerima bantuan . Akan tetapi dana sebesar itu masih sefti di Kas Daerah jelasnya.kepada media ini.

(Kasirin Sekedang).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed