oleh

Bandit Jalanan Tewas Di Door Beraksi Di 8 Titik.

Medan Agara News.Com                   Pemuda Bandit Jalanan yang sudah 8 kali melakukan aksi penjambretan di wilayah Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tewas ditembak Petugas.

Pemuda yang diketahui berinisial A alias Marisi (28) warga Pasar VIII Gang Rahayu, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumut tersebut, terpaksa ditembak mati, karena menyerang dan melukai personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota dengan menggunakan sebilah pisau kecil.

Pelaku menyerang dan sempat melukai petugas dengan sebilah pisau kecil. Sehingga terpaksa diambil tindakan tegas, keras dan terukur yang mengenai dada tersangka hingga tewas, “terang Waka Polrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek Medan Kota, Kompol Rikki Ramadhan dan Kanit Reskrim, Iptu M Ainul Yaqin saat menggelar press release di RS Bhayangkara Medan, Jumat (08/01/2021).

Masih kata Wakapolrestabes, Pengungkapan kasus ini bermula dari hasil penyelidikan rekaman CCTV kejahatan yang dilakukan pelaku di Jalan Amaliun simpang Yuki Simpang Raya, Rabu (07/10/2020) pukul 14.30 WIB lalu.

Lslu Petugas pun berhasil menangkap rekan pelaku yang berinisial YS (26) warga Jalan AR Hakim yang berperan sebagai joki.

AKBP Irsan Sinuhaji Menambahkan, dari Pemeriksaan yang dilakukan diterbitkanlah DPO terhadap pelaku atas nama A alias Marisi.

Lalu akhirnya, Kamis (07/01/2021) pukul 13.00 WIB, petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota yang melakukan patroli mendapatkan informasi keberadaan tersangka A alias Marisi yang sedang kembali melakukan aksinya kejahatannya di kawasan Jalan Jati I, Kota Medan, Provinsi Sumut.

Tak butuh waktu lsma, Personel Unit Reskrim Polsek Medan Kota langsung segera menangkap target tersebut.

Ketika Diinterogasi tersangka mengakui telah melakukan pencurian di beberapa TKP wilayah Polsek Medan Kota,” jelas Waka Polrestabes Medan seraya menambahkan namun saat dilakukan pengembangan untuk pelaku lainnya yang berinisial M.

Pelaku A alias Marisi secara diam-diam mengambil pisau kecil yang disembunyikannya di slip celananya. Lalu dia melakukan perlawanan yang menyebabkan seorang anggota Polsek Medan Kota terkena sabetan pisau tersebut di bagian tangan kirinya.

Oleh sebab itu, Pelaku terpaksa diberi tindakan tegas terukur ke arah dada yang menyebabkannya tewas saat dibawa ke RS Bhayangkara,” terangnya.

Irsan Menambahkan lagi, Sedikitnya ada 8 lokasi di Kota Medan sejak tahun 2016 hingga 2020 dengan 3 laporan di kawasan hukum Polsek Medan Kota. Dalam kasus ini, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit handphone Redmi Note 8, sepedamotor Honda Beat dan sebuah rekaman CCTV.

Dan juga, tersangka YS juga mengakui telah 3 kali melakukan aksi kejahatan di wilayah Polsek Medan Kota, yakni di kawasan Jalan Pelangi, Jalan Turi dan terakhir di Simpang Yuki.

Target Para tersangka adalah handphone dan kalung. Lalu hasil penjualan barang kejahatannya itu mereka belikan Narkoba,”tutup Irsan mengakhiri penjelasannya.(Harianto Siahaan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed