oleh

Banjir Di Desa Kuning I Rendam Puluhan Rumah

-AGARA, HEADLINE, KUTACANE, PARIWISATA-30147 Kali Dibaca

Agaranews.com : Aceh Tenggara |  Hujan deras mengguyur kabupaten Aceh tenggara mengakibatkan sungai lawe tuban, pantai timur meluap, air luapan sungai Lawe tuban, orang sekitar menyebutnya  sungai Mak nuke, Sabtu sekitar jam dua pagi air sungai naik dan rendam puluhan rumah di desa kuning I kecamatan bambel.

Pantau wartawan media ini di lokasi banjir Sabtu tanggal 23 Mei 2020 terlihat puluhan rumah terendam air, tinggi air yang masuk ke rumah warga desa kuning I mencapai kurang lebih 50 cm atau setengah meter.

Dari keterangan masyarakat kuning I yang rumahnya kena banjir, hujan deras yang turun sekitar jam enam sore sekitar jam sembilan malam air sungai Mak nuke sudah mulai naik namun belum sampai ke pemukiman warga, hujan yang ga kunjung reda sekitar jam dua pagi air sungai naik dan merenam puluhan rumah warga sekitar sudah bangun karena mau makan sahur, kami tidak sempat lagi menyelamatkan harta benda kami karena banjir tersebut tiba tiba saja.

Masyarakat desa kuning I kecamatan bambel meminta kepada pemerintah daerah yang berkeponten Agar secepatnya melakukan pengorekan sungai Mak nuke karena sungai tersebut sudah dangkal dan tidak sanggup lagih menampung, air kiriman dari sungai  Lawe tuban, pantai timur, padahal itu sudah ada di rencanakan untuk pengerokan sungai Mak nuke manun sampai sekarang tidak ada  kegiatan apa pun. Ungkapnya

Pj kepala desa kuning I Sukri Karim, ketika di konfirmasi di pos Covid-19 mengatakan bahwa sungai Mak nuke kami sudah ada melakukan musyawarah desa untuk mengatasi banjir rencananya menggunakan anggaran dana desa untuk mengorek sungai tersebut, namun belum terealisasi, dan kami sudah ada pernah koordinasi sama BPBD kabupaten Aceh Tenggara, namun itu pun tidak ada tanggapan yang serius dari pemerintah. Untuk sementara hasi pendatan kurang lebih baru sekitar 23 kepala keluarga.

Pj kepala desa berharap agar secepatnya pemerintah turunkan alat berat ke desa kuning I untuk melakukan pengorekan sungai yang kini semakin dangkal, dan apa bila hujan deras turun pun masyarakat tidak ada rasa Wasa was , takut terendam Air sungai Mak nuke air kiriman dari datang dari sunagai Lawe tuban, pantai timur, Tegasnya.( Yusuf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed