oleh

Belasan Mahasiswa pergerakan Islam indonesia berdelegasi ke pemkab Agara

Kotacane, Agara News Come

Belasan Pergerakan Mahasiwa islam indonesia Berdelegasi ke Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara, jum’at (16/10) 2020. Terkait kegiatan Multiyers Reboisasi secara intensif, serta penegakan hukum Narkoba merajala lela di Agara.

Dalam pers Reslisnya yang di sampaikan Affandi Gadaffi, yaitu Terkait permasalahan kartu Kuning terhadap pemkab setempat, dan pihak DPRK AGARA, serta Mapolres Setempat.

Dalam pers relis tersebut mencapai 9 poin ( sembilan poin) yaitu yang merupakan proyek Multiyers Penghijauan Reboisasi di wilayah Aceh Tenggara yang perlu di benahi dan di evaluasi, ujarnya di pers relisnya saat sampaikan rapat dengar pendapat di pemkab Agara, yang di wakili Asisten 1.(satu ) Pemkab Aceh Tenggara, Drs Ali Surahman sekedang.

Lebih lanjut orasi Dengar pendapat tersebut pada pers relis tersebut meminta hingga sampai ke Menteri lingkungan hidup dan kehutanan Ri, KPH VI ACEH agar segera menghentikan, serta meng-evaluasi terkait kegiatan Multiyers di 7 (tujuh) titik di wilayah Aceh Tenggara yakni terkait Reboisasi secara Intensif itu.

Sementara di beberapa Voin tersebut juga menyoroti berbagai merebaknya kasus Narkoa secara tendesius di Aceh Tenggara kian meraja lela, meski sebelumnya secara terpisah Bupati Aceh Tenggara Drs H.Raidin, Pinim, Map.meng-unggah hati para penegak hukum Aceh lewat dunia Maya Med-sos.,”Agar dapat membasmi Narkoba Agara 1.Milyar Rupiah., Namun di Ikatan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia juga buat stetmen agar ,”kasus -kasus membasmi Narkoba ‘”sabu Aceh Tenggara”,agar dapat tuntas ke akar-akarnya hingga baik dari wilayah hukum, dan Rehab korban pencandu Narkoba di Aceh Tenggara saat ini sudah berimbas tidak Aman para warga karena para pekebunan, pinang kelapa, coklat, pisang hingga kereta, hp.kerapkali kehilangan, dan yang di sayangkan akibat imbas Narkoba di Aceh Tenggara sempat di himpun di berbagai sumber ,Media ini, mengakibatkan tidak nyaman warga Aceh Tenggara.

Oleh karen itu jelas Ikatan pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Aceh Tenggara, meminta kepada komponen pemkab Aceh Tenggara dari eksekutif dan Legislatif Aceh Tenggara serta Mapolres Aceh Tenggara dapat lakukan penegakan hukum hingga Rehabnya demi penyelamatan Generasi Muda Aceh Tenggara, sembari juga katakan pihak mereka siap membantunya apabila di butuhkan sebutnya, mengulangi.

Dalam Orasi meski sedikit dari belasan hingga puluhan berjalan tertib bersama pihak keamanan Polres Aceh Tenggara dan di terima Pemkab Aceh Tenggara dengan baik lewat pak Asisten Satu (1) Aceh Tenggara, Drs.Ali Surahman Skd, yang di dampingi para Dinas Terkait setempat.(sadikin).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed