oleh

Bupati Aceh Tenggara di minta Copot Pj Pengulu Gumpang Jaya   Diduga Fiktipkan Dana Desa Ratusan Juta.

 

Kutacane , Agaaranews.com              Kamis 1/1/2020.

Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim di minta Copot  Pj Pengulu Gumpng Jaya Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara, permintaan ini dikemukakan oleh sejumlah kalangan aktifis di Kutacane  Paisal Kadri Dube dan Pajri Gegoh Selian kepada media ini di kutacane  permintaan ini  adanya ddugaan Fiktifyan sejumlah kegiatan pembangunan Dana Desa mencapai Ratusan juta rupiah tahun anggaran 2020 yang telah menjadi perbincangan di kalangan tokoh masyarakat Gumpang Jaya dan di lanser di sejumlah media.

Dugaan adanya Korupsi ini  diperoleh imformasinya dari sejumlah warga desa yang enggan ditulis namanya selasa 29/9/2020 di Kutacane.

Adapun sejumlah kegiatan pembangunan dari dana desa yang diduga di fiktifkan oleh oknum pengulu ini antara lain Pembangunan Gedung MCK, Pembangunan Gedung Serba Guna atau BUMK kute dan juga dana untuk penanganggulangan Covid 19 bagi warga desa setempat mencapai sekitar Rp 270.000.000. Sejak menjadi pj Pengulu (kepala Desa).

Sumber ini menjelaskan kalau Dana desa  Gumpang Jaya ini telah terealisasi sejak Bulan Mei 2020, dan berdasarkan keterangan Bendahara Desa kalau Dana Desa ini telah diserahkan sepenuhnya kepada oknum Pj Pengulu Julkipli Eli Joni demikian dipereloh keterangan dari Bendahara ungkapnya.

Sumber  ini juga menambahkan untuk memuluskan kegiatannya diduga oknum pengulu ini memalsukan tanta tangan Badan Permusyawaratan Kute (BPK).
Aneknya dia juga kerap membawa bawa nama setdakab Aceh Tenggara, M Ridwan yang juga merupakan warga desa Gumpang Jaya.

Julkipli Eli Joni Pj Pengulu Kute Gumpang Jaya Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara setelah dikompirmasi terkait adanya dugaan sejumlah kegiatan  dana desa yang ia pimpin di fiktifkannya melalui pesan WA enggan memberikan keterangan kendati terlihat sudah masuk dan ceklis biru atau dibaca dan dikompirmasi ulang mamun namun tetap didak membalas.

Bukhari Wakil Bupati Aceh Tenggara menanggapi adanya dugaan korupsi dana desa yang di lakukan oknum pj pengulu Gumpang Jaya kepada wartawan menyampaikan minta kepada masyarakat atau Badan Permusyawaratan Kute ( BPK ) untuk membuat laporan secara resmi kepada Bupati dan tembusannya kepada Inspektorat nantinya kami turunkan tim audit dari Inspektorar bila terbukti maka di minta untuk pengembalian dan apa bila tidak ada upanya pengembalian maka akan kita ajukan ke proses hukum hal ini perlu dilakukan agar ada epek jera dan pelajaran bagi pengulu dan PJ pengulu yang lain yabg meyelewebgkan Dana desa Tegas wakil bupati ini lewat telp saat di hubungi media kamis 1/10/2020.

(Kasirin Sekedang).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed