oleh

Daera Perbatasan Propinsi Bengkulu Degan Palembang Mulai Bangun Desa

-BENGKULU, HEADLINE, KEPAHIANG-30110 Kali Dibaca
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.06
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.05
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.04
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.05(1)
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.05(2)
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.06(1)
WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.06 WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.05 WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.04 WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.05(1) WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.05(2) WhatsApp Image 2020-06-16 at 16.06.06(1)

 

Kepahiang Bengkulu, Agaranews.com |  Titik nol pekerjaan desa anggaran DD dana desa tahun 2020 sugai jerni kecamatan seberang Musi kabupaten Kepahiang mulai melaksanakan kegiatan pisik lahan hibah bapak Harianto ke desa yang luas nya kurang lebih 250 meter persegi untuk di jadikan sebagai lokasi pembangunan desa

Dalam acara titik nol ini hadir pak camat seberang Musi gunawan Supriadi di dampingi irwan dari dinas pmd kabupaten Kepahiang dalam kata sambutan nya camat mengharap kan walau pun pekerjaan fisik sudah di mulai bukan berarti kita bebas tidak menjaga kesehatan seperti cuci tangan dan memakai masker dalam beraktivitas dan harapan camat supaya seluruh desa yang telah membuka posko copid 19 bisa kordinasi degan kencana Babinsa babinkamtibmas karena mereka lah orang garda depan penangulan virus tersebut dan untuk kegiatan pisik di desa sugai jerni supaya melibatkan masyarakat BPD supaya akan bekerja secara profesional hendak nya

Bapak kepala desa sugai jerni mengatakan program desa tahun 2020 ada aitem

1 penyiapan lahan
2 pembuatan lapangan polly
3 pembagunan grenase 75 meter
4 bak air bersih dan langsung pengadaan pipa
5 lampu jalan
6 gapura batas desa
Dan untuk hari ini tanggal 16 Juni 2020 titik nol untuk bebas lahan untuk jadi lokasi pembangunan desa karena lokasi nya ada di tega desa maka para pekerja dari desa sugai jerni maka wajib memakai masker dalam pekerjaan ini dan tetap jaga kesehatan supaya kita jau dari penyakit yang mematikan ini tutup nya, reporter
(Dank Amrel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed