oleh

Diduga Proyek Saluran Drainase Jalan Propinsi, Kontraktor ‘Karya Utama’ Abaikan APD dan K3 Pekerja.

Kabanjahe-Agaraanews
Proyek pembangunan saluran air (Drainase) di ruas jalan lintas provinsi, Ruas Jalan Kabanjahe-Kuta Rayat, Kabupaten Karo, kini sedang dalam tahap pelaksanaan. Namun sangat disayangkan, diduga proyek tersebut tidak memenuhi Standart Keselamatan Kerja.

Terkait Pekerjaan Drainase diduga tidak sesuai dengan peraturan Kementerian Tenaga Kerja, tidak melengkapi pekerja dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi No. Per.08/Men/VII/2010 tantang Alat Pelindung diri.

Pihaknya mengatakan Perusahaan kontraktor yang bekerja di sektor konstruksi harus segera diganjar sanksi apabila mengabaikan kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Dalam UU Jasa Konstruksi, perusahaan kontraktor bisa dikenai denda administratif.

Ditambahkannya juga bahwa, pada Pasal 96 UU Jasa Konstruksi menyatakan, “Setiap penyedia jasa dan/atau pengguna jasa yang tidak memenuhi standar keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan dalam penyelenggaraan jasa konstruksi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59 ayat 1 dikenai sanksi administratif”.

Dalam perihal ini Pihak Pelaksana Proyek Diduga melanggar Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Trasmigrasi No. Per.08/Men/VII/2010 tentang Alat Pelindung diri. Dalam UU tersebut disebutkan perusahaan wajib untuk menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan Standar Nasional Indonesi (SNI) bagi pekerja.

Berdasarkan pantauan Awak media Agaaranews.com Pekerja Proyek Drainase, bekerja tanpa alat pelidung diri mulai dari rompi, sepatu dan helm, ini sangat berbahaya bagi keselamatan Pekerja Proyek Yang Berhadapan dengan alat berat, dan material keras, Karena Kemungkinan Resiko Yang Dihadapi Seperti Terjepit, tertimpa material saat bekerja resiko pasti ada. begitu juga Untuk pengatur lalulintas juga tidak dilengkapi APD maupun Rambu-rambu lalu lintas, hanya menggunakan Tangan Manual Saja.

Sementara Kepala Dinas Tenaga kerja Tanah Karo “ketika mau konfirmasi oleh awak media Jum’at (16/10/2020), beliau sedang tidak berada ditempat“Bapak sedang rapat di kantor Dewan pak” kata bawahannya bermarga Ginting.

(Rianto Ginting)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed