oleh

Dinas Pertanian Aceh Tenggara diduga Belum Salurkan 74 Ton Pupuk Bantuan Pemerintah Aceh.

Poto ilusi pupuk

Kutacane Agara News Senin. Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara di duga belum salurkan Pupuk non subsidi sebanyaj 74 Ton sumber dana  bantuan dari pemerintah Aceh Rp 1 Milyar dalam rangka penanggulanan COVID 19 tahun 2020.demikian diperoleh imformasi yang lanyak dipercaya di Kutacane senin 23/11/2020.

Sumber ini menjelaskan lebihlanjut kalau Pemerintah Aceh dalam penanggulangan Covid 19 tahun 2020 menggelontorkan Dana sekitar 10 Milyar yang di bagi pengelolaannya oleh sejumlah Dinas instansi terkait seperti BPBD, Dinas Perindustrian perdangangan dan Tenaga kerja, Dinas Pangan Dinas Pertanian yang mendapat Alokasi Dana sekitar 1.Milyar. disebut sebut untuk pengadaan pupuk non Subsidi  jenis Urea 26 Ton dan PSM  48 Ton. Demi membantu para petani di Aceh Tenggara dalam menghadapi penanggulangan Covid 19.

Dari salah Seorang Pejabat Badan Pengelola Keuangan Aset dan kekayaan Daerah Aceh Tenggara mengungkapkan Kalau Bantuan dari Pemerintah Aceh dalam rangka penanggulangan masa Covid 19 telah di salurkan kepada sejumlah dinas teknis terkait. Namun untuk Dinas Pertanian sudah tersalur sebanyak 30 %.jawabnya singkat saat di komfirmasi media ini Senin 23/11/2020.)

Sejumlah kalangan menyesalkan sikap pemerintah Aceh Tenggara yang di nilai lamban dalam peyaluran pupuk Non Subsisi Bantuan dari pemerintah Aceh padahan Dananya sudah di Terima oleh pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara bahkan di sejumlah Dinas telah tersaluh. Malah bantuan Pupuk untuk para petani sampai saat ini belum jelas keberadaannya kendati anggaranya menurut imformasi sudah diterima Pemda Aceh Tenggara dan sudah direalisasikan kepada Dinas Pertanian 30 %.padahal sekarang para petani Jangung khususnya sangat membutuhkan pupuk jenis Urea di Musih Hujan ini.Demikian dikemukakan Ketua Gempur Pajri Gegoh saat dimintai tanggapannya di Kutacane.senin 23/11.

Ranyani SE. Kabid Pangan Dinas Pertanian Aceh Tenggara saat di komfirmasi melalui pesan WA Senin 23/11. sampai berita ini di lanser belum bersedia memberikan keterangan kepada media ini.

Kasirin Sekedang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed