oleh

Ditengah Pandemi Harga Hasil Pertanian Anjlok di Tanah Karo

 


Karo-Sumut, Agaaranews.com

Nasib masyarakat Karo khususnya yang berada di lereng Gunung Sinabung,bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga. Bagaimana tidak,belum berhenti masalah pandemi corona,timbul lagi bencana dengan kembalinya Gunung Sinabung menghembuskan debu vulkaniknya.

Para petani semakin menjerit,selain tanaman diladang banyak mati dikarenakan debu vulkanik Gunung Sinabung,hargapun anjlok,lihatlah tanaman kol ini kering,dibiarkan gak diurus,karena harga jualnya hanya Rp 300,.tidak sesuai dengan modal dan tenaga yang telah dikeluarkan,daripada menambah kerugian lebih baik tidak usah dipanen,kata Retina Br Ginting kepada awak media ini,pada Sabtu 26 September 2020 didaerah Kecamatan Simpang Empat.

Br Ginting ini menambahkan, sekarang ini untuk makan saja susah,hutang semakin menumpuk,karena buat modal berladang kami kan ngutang dulu,biasanya panen baru dibayar,nah kalau sudah gagal panen begini,hutangpun tak terbayar. Kesulitan kami semakin bertambah dengan adanya peraturan pemerintah untuk anak sekolah belajar daring ( belajar dari rumah )kami harus beli paket internet dan minjam uang lagi buat beli HP Android, berat sekali rasanya tahun 2020 ini,kata Retina sedih.

Lia Hambali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed