oleh

Divaksin masih bisa terpapar covid19 ?

Kudus –agaaranews.com  Pemerintah kini tengah mempersiapkan untuk proses vaksinasi Covid-19. Proses vaksinasi ini dilakukan untuk membuat warga lebih kebal dengan virus corona jenis baru tersebut.

Meski demikian, ketika orang telah divaksin potensi untuk tetap terpapar Covid-19 masih tetap ada. Namun risikonya jauh lebih rendah ketimbang orang yang belum divaksin.

 

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus dr Dony Wicaksana mengatakan, vaksin memiliki fungsi membentuk antibodi. Dan vaksin yang diberikan kepada masyarakat sebagai pengecegahan.

 

 

“Saya analogikan seperti payung. Ketika kita memakai payung saat turun hujan belum tentu kita tidak terkena air sama sekali. Tapi, tetap terkena dengan jumlah air lebih sedikit daripada tidak pakai payung,” katanya, Rabu (6/01/2020).

 

Ia menyebut, ketika masyarakat divaksinasi, tubuh menjadi kebal. Akan tetapi tidak serta merta kebal sepenuhnya. Namun, ketika tubuh sudah divaksin risiko terkena Covid-19 lebih rendah.

 

“Karena bisa diibaratkan ada tameng ketika sudah divaksin. Dan ketika nantinya sudah divaksin dan kembali terpapar Covid-19 ya harus diobati. Karena vaksin itu bukan obat. Vaksin hanya untuk pencegahan,” sambungnya.

 

Menurutnya, untuk pengobatan Covid-19 saat ini bisa dilakukan dengan cara plasma konvalesen, obat-obatan anti virus, dan obat-obatan peningkat imunitas. Tak hanya itu, upaya protokol kesehatan 3M juga dirasa masih efektif hingga saat ini .haknya juga mengimbau agar masyarakat tidak takut ketika nantinya mendapatkan giliran divaksin. Sebab, menurutnya pemerintah sudah menjamin keselamatan warganya.

 

Lebih lanjut, dr Dony menyampaikan ketika nantinya ada dampak yang ditimbulkan dari vaksin tersebut, menurut dia bukan merupakan kesalahan. Namun, lebih ke efek samping dari vaksin.

 

“Sama misalnya ketika kita minum antibiotik terus jadi gatal-gatal. Sama seperti itu. Kita ikuti anjuran pemerintah dan dari BPOM sejauh ini juga sudah bilang aman,” terang dia.

 

Dia berharap dengan adanya vaksin dapat mengatasi pandemi Covid-19. Sehingga situasi bisa normal kembali.

 

“Harapannya dengan adanya vaksin situasi bisa normal kembali. Tentunya dengan kebiasaan baru yang tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan saya yakin protokol kesehatan ke depannya akan menjadi kebiasaan baru yang kita lakukan,” tandasnya.

Red-Hans,hartix

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed