oleh

Empat Poin Yang Disepakati dalam Rakor Dinas P&K dengan Tim Gugus Covid-19

Aceh Singkil agaranews.com – Melihat banyaknya desakan dari orang tua siswa agar diberlakukan kembali belajar secara tatap muka, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) lakukan Rapat Koordinasi dengan tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Aceh Singkil.
Rapat Koordinasi yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Tim Gugus Tugas dan Dinas terkait, diruang Bupati Aceh Singkil menyepakati empat poin untuk sistem belajar tatap muka. Sabtu. (29/08).

TK dan SD Di Undur Belajar Tatap Muka Adapun empat poin yang disepakati tersebut diantaranya:
1. Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil segera menetapkan status zona penanganan Covid 19 dalam waktu cepat berkordinasi dengan pihak berwenang.
2. Merekomendasikan kepada Gugus Tugas Penanganan Covid 19 untuk membuka Sekolah pada jenjang SMP, dan SLTA sederajat, sedangkan untuk jenjang Pendidikan TK/PAUD dan SD sederajat ditunda dulu untuk dilakukan kajian mendalam sesuai kondisi daerah.
3. Melakukan simulasi disekolah dengan melibatkan gugus Tugas dan unsur Forkopimda.
4. Memastikan kepada para pemangku kepentingan dan satuan Pendidikan agar menerapkan protokol Kesehatan secara ketat dan disiplin untuk menjaga kondisi kesehatan pendidik dan peserta didik.

Percepatan Pembelajaran Sistem Tatap Muka, Dinas Terkait Lakukan Rapat Koordinasi dengan para pemangku kepentingan, serta melibat Tim gugus Tugas Covid-19 dan pihak Forkopimda berkoordinasi terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi semua jenjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Khalilullah mengatakan rapat ini dilakukan hanya sebagai persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka bagi satuan pendidik.

” Terkait Kapan dilakukan sekolah tatap muka belum bisa dipastikan karena yang bisa memutuskan itu hanya Tim Gugus Tugas Percepatan Covid-19. Jadi pada pembahasan ini Tim Gugus tugas belum lengkap katanya.

Khalilullah juga  mengakui, sebahagian besar para orang tua/wali murid sangat setuju untuk dilaksanakannya sekolah tatap muka, sebagaimana diedarkannya surat pernyataan, namun kendati Pandemi Corona sudah tampak mereda, daerah masih belum ditetapkan peta status warna zona.

Jadwal rapat ini hanya permohonan kami kepada pak Bupati dan Isya Allah hari Senin besok ada video conference bersama Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) untuk mensingkronkan pembahasan pada hari ini.

Rapat koordinasi itu dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali S Sos, yang dihadiri Staf ahli, Asisten, tim Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19, MPD, Kepala Disdikbud, Kepala Dinas Syariat Islam Pendidikan Dayah, BPBD, Kadis Kesehatan, Unsur Kemenag dan unsur kantor cabang SBAS Dinas Pendidikan Aceh.

Reporter : SBY

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed