oleh

Gunakan Ijazah Ponpes Yang Tidak Diakui Negara serta Ijazah Palsu Bisa Dipidana

GAYO LUES, AGARANEWS | Dengan semaraknya bermunculan Pondok Pesantren ( Ponpes ) di bumi Serambi Mekah ini ” Khususnya Kabupaten Gayo Lues masyarakat setempat sangat senang , pasal nya orang tua dari wali murid lebih memilih sekolah yang berbasis condong ke Agama ketimbang Umum sebagai mana layaknya .

Menuntut di dunia pendidikan baik di Pondok Pesantren maupun di sekolah umum tujuannya tetap sama yaitu hanya untuk mencari ilmu , pada akhirnya murid atau santri pasti menerina Ijazah ketika sudah tamat dari sekolah tersebut , tinggal magai mana status ijazah yang sudah diperoleh oleh anak didik diakui atau tidak .

Menurut Keterangan Kepala Kantor Kementrian Agama ( KAKEMENAG ) Kabupaten Gayo Lues, Drs.Amrun Saleh,melalui Kasi Pendidikan , Amirudin. SE saat dikonfirmasi langsung oleh salah satu Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Pemantau Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat Aceh (PPKMA) M.Jenen Amd , dan Ormas Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Hendra di Ruang Kerjanya , Rabu ( 30/9/2020 ) pukul 16-30 Wib, Amirudin.SE selaku Kasi Pendidikan Kemenag Kabupaten Gayo Lues menyampaikan bahwa tidak ada satupun pondok pesantren di Kabupaten Gayo Lues yang dianggap sah dan mampu mengeluarkan Ijazah secara pemerintahan yang bisa digunakan untuk
persaratan pencalonan Kepala Desa,tentunya kalaupun bisa ponpes di Kabupaten Gayo Lues belum memenuhi unsur Standar Pendidikan Kementrian Agama tentunya butuh proses yang panjang pungkas,Amirudin.SE .

Ditempat yang sama,Ketua LSM PPKMA Aceh , M.Jenen .Amd menuturkan bila ada pengguna Ijazah Ponpes yang tidak diakui negara serta Ijazah palsu atau menggunakan Ijazah orang lain sudah pasti tersandung hukum sebut M.Jenen dan melanggar UUD No 20 tahun 2003 tentang sistim pendidikan nasional pasal 69 ayat 1 tentang penggunaan ijazah palsu diancam 5 tahun penjara dan denda Rp 500 Juta , juga kami atas nama Wadah Aliansi Pers LSM & ORMAS Kabupaten Gayo Lues bila ada temuan hasil Investigasi siap melaporkan kepihak yang berwajib pungkas , M.Jenen.Amd. (HASANUDIN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed