oleh

Jalan Engkeran Simpang Empat Lawe Alas Terbengkalai dan Berdebu

-AGARA, HEADLINE, KUTACANE-30189 Kali Dibaca

Kotacane, Agaranews |  Jalan Desa Engkeran Simpang Empat Kecamatan lawe Alas Aceh Tenggara yang menghubungkan beberapa kecamatan Berdebu dan terbengkalai persis depan kantor camat lawe Alas setempat, ketika di liput media ini sabtu, (6/6)2020.

Salah satu tokoh di komfirmasi media ini (6/6)2020, Bung Iyas Selian (56 th), benarkan sudah ajukan pihak kecamatan lawe Alas namun tanda-tanda penghaspalan belum ada terlihat sudah beberapa kali di usahakan kepada pihak terkait, tandasnya, kepada “Media ini”,

Dalam situasi warga di lokasi jelas bung Iyas ini terpaksa nyaris tiap hari melakukan penyiraman air karena kalau tidak bisa mengganggu pernapasan dan tenggorokan dan belum lagi situasi suasana covid 19, warga di hantui penyakit itu, di tambah susana udara jalan setempat tak aman pungkasnya dan jalan pun berkerikil suawaktu waktu kerikil pun bisa terbang ke rumah warga dan bagian muka manusia, tegas nya akibat pijakan mobil karena jalan bergelombang koral bin kerikil, jelasnya.

Oleh karena itu beliau berharap bersama warga seberang agar ada perhatian jalan kecamatan sebetang dan juga beberapa titik jalan seberang rusak perlu penanganan secara konfrenhensfi, tandasnya lagi, ulangi apalagi katanya warga seberang mumpung ikut andil memoles Negeri sepakat segenep bumi metuah tanah Alas Agara ini, tegas Bung iyas panggilan warga atau di sapa juga turunan raja lembing kata warga lawe Alas setempat.

Pihak pu pr Aceh Tenggara ketika di hubungi via hp seluler tidak berhasil ketika berita ini di turunkan sabtu (6/6)2020, begitu juga kabid membidangi jalan dan jembatan beberapa kali komfirmasi di hubingi tidak berhasil.

Warga setempat juga mengeluh karena anak sekolah dan dayah pun audah mulai masuk pendaptaran dan akibat jalan berdebu ini semakin resah warga sekitar termasuk terminal ibukota beberapa kecamatan seberang lawe Alas berdekatan kantor camat lawe Alas serta rumah ibdah Masjid Mushalla setempat ikut terganggu kata warga lawe Alas itu kepada media ini dengan nada bercampur sedih nyaris putus asa melihat situasi ini.(Sadikin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed