oleh

Kades Hilizoliga Dalam Penyaluran BLT Tidak Tepat Sasaran dan Diduga Terindikasi Korupsi

-HEADLINE, NIAS-30350 Kali Dibaca
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.24(2)
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.25
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.24(1)
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.24
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.23(1)
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.23
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.07.25
WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.24(2) WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.25 WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.24(1) WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.24 WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.23(1) WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.22.23 WhatsApp Image 2020-06-06 at 18.07.25

NIAS, AGARANEWS.COM |  Masyarakat hilizoliga berinisial (AN)dan (OZ) menyampai kan kepada awak media agaranews Dalam hal pengantisipasian ancaman pendemi Covid19 sesuai PMK 40/PMK.07/2020 Tentang perubahan PMK No.205/PMK. 07/2019 Tentang pengelolaan Dana Desa dan tindak lanjut surat Permendes No, 6 Tahun 2020 terkait Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD). Maka pemerintah desa HILIZOLIGA menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdes) dengan agenda Validasi, Finalisasi,dan penetapan data KK calon penerima BLT-DD,menetapkan dan menyatakan calon penerima BLT-DD yang sejumlah 60 KK itupun belum dipanjatkan.

Menurut keterangan masyarakat an (anton) dan (OZ) kepada media agaranews Sabtu 06/06/2020Pemerintah Desa Hilizoliga, Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan An: KASINUDIN HALAWA ( Kades ) tidak melaksanakan kewajiban Tugasnya sebagai pimpinan di Desa tersebut. Dimana dalam surat Keputusan Kepala Desa No.14/4/20.2003/2020 hanya tercatat 55 KK

Menurut keterangan (Anton) dan (OZ)kepada media agaranews yang menerima BLT bahkan tak semuanya hanya 31 KK itu didalamnya terdapat KK yang tidak sesuai kriteria penerimaan BLT.

Masyarakat Hilizoliga mengatakan lagi Nah,bagaimana nasib KK (warga) yang tersisa 24 KK lagi yang tidak dibayarkan sesuai keputusan diatas oleh kades sampai saat ini.

Sesungguhnya diantara masyarakat tersebut banyak yang lebih layak menerima bantuan itu.

Dana yang telah dianggarkan dari Dana Desa (DD) yang sebesar Rp. 708.144.000. Dan 15% dari itu sebesar Rp.106.221,600 maka setiap KK menerima Rp.600.000x31KK yang sudah dibayarkan yang lebihnya yang sejumlah 24KK, kemana pak kades????

Dan untuk apa di cantumkan ditetapkan namanya sebagai penerima jika tidak dibayarkan. Ujarnya (ANTON)dan (OZ)

Setelah dikonfirmasi awak media agaranews.com kepada kades hilizoliga tentang kasus ini.
Nama yg 55 orang tersebut sudah kita tetapkan dan sudah kita usulkan sebagai penerima BLT. Namun setelah kasi pemerintahan dan kaur keuangan menyampaikan hal ini di dinas sosial. Dari 55 orang yg sudah di usulkan sebagai penerima BLT hanya 31 orang yg memenuhi syarat dan 24 orang lagi tidak memenuhi syarat sebagai penerima BLT setelah dikonfirmasi kepada dinas sosial.ucapnya kades

Lanjut Minggu depan saya akan menyuruh kasi pemerintahan dan kaur keuangan ke nias selatan untuk mengngonfirmasi hal ini lagi ke dinas sosial ucapnya kades kepada awak media

Masyarakat Hilizoliga meminta kepada inspektorat agar mengaudit dana desa Hilizoliga kecamatan huruna Tersebut… Reporter . (Feliks War)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed