oleh

Kasus Dugaan Korupsi Dinas Syariat Islam Gayo Lues Tinggal Lengkapi Keterangan Ahli

Ilustrasi/Net

GAYO LUES, AGARA NEWS  – Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh penyidik unit Tipikor Polres Gayo Lues akhirnya dalam waktu dekat berdasarkan informasi yang diterima bahwa penyidik Tipikor akan menghadirkan Ahli LKPP untuk melengkapi berkas Dugaan rausah yang sedang ditangani oleh institusi Polres Gayo Lues patut diacungi jempol.

“Berkaitan dengan itu Polri jajaran Gayo Lues juga harus meningkatkan status dari penanganan DSI dari penyelidikan ke penyidikan sebab dugaan kasus Korupsi itu sudah layak dinaikkan statusnya demi kepastian hukum.” kata Praktisi Hukum M Purba,SH kepada Media ini Sabtu (17/10/2020).

Praktisi ini juga , mendesak Polri jajaran Gayo Lues agar bersikap transparan dan Promoter untuk menangani dugaan -dugaan rasuah itu.

Dimana sebelumnya dalam pemberitaan diberbagai media on-line bahwa ada 3 dugaan kasus yang telah ditangani oleh polri jajaran Gayo Lues Seperti kasus Dugaan Korupsi makan minum Dinas Syariat Islam yang menghabiskan Anggaran 9 milyar lebih Tahun 2019,Dana hibah PKK tahun 2018,Dana Hibah KONI tahun 2018.

Oleh karna itu, praktisi ini memiliki harapan Kapolres Gayo Lues beserta kasat Reskrim yang baru untuk dapat memprioritaskan penyelesaian kasus korupsi tersebut.

Sehingga ada kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian Polres Gayo Lues.

Dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dapat terjaga selalu.

Sebelum nya juga Kapolda Aceh Irjen Pol Drs Wahyu Widada Mphill,melalui Dirkrimsus Kombespol Margyanta,Sik mengatakan via WhatsApp, Sabtu,(19/9/2020),lagi sy minta lapjunya mas polres gayo yg tangani”
Begitu juga ketika dikonfirmasi lagi Selasa (06/10/2020) Via WhatsApp mengatakan “saya cek Ke unit III dulu ya”Demikian jawaban Dirkrimsus Polda Aceh via WhatsApp miliknya.

Terkait gagal bayar juga saya mintakan supaya segera didalami oleh penyidik Unit satreskrim Tipikor polres Gayo Lues.(RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed