oleh

LSM GEMPUR Desak Polda Aceh Sidik Pembangunan Jembatan Lawe Alas-Ngkran, Diduga Ada Tumpang Tindih 

-AGARA, HEADLINE, KORUPSI, KUTACANE-30137 Kali Dibaca

Kuta cane. Agaranews.com |  Pekerjaan konstruksi jalan dan jembatan yang berkualitas dan perkembangan teknologi konstruksi dibidang jembatan dan jalan seperti yang tertuang didalam Surat Edaran Dirjen Bina Marga  Nomor: 05/SE/M/2019 tentang pemberlakuan dua pedoman bidang jalan dan jembatan.

Ketua LSM GEMPUR Aceh Tenggara Pajri Gegoh kepada wartawan media ini Sabtu 13 Juni 2020 di kantor nya, mengatakan pekerjaan jalan dan jembatan Lawe alas- Ngkran yang di mulai  dari tahun anggaran 2014  sampai dengang tahun’ 2019 ini sudah menelan puluhan milyar, tahap ke I di tahun 2014 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1.944.600.000 sumber dana (APBK) pemenang tender CV. KHUMAH LUAR  pelaksana kerja Maret 2014 pekerjaan kontruksi abutmen,  tahap ke II tahun 2015 dengan nilai kontrak sebesar Rp.3.485.000.000 sumber dana (APBK) pemenang tender PT.CIPUTHA PRATAMA pelaksana kerja April 2015 pekerjaan konstruksi abutmen, tahap ke III tahun 2016 nilai kontrak sebesar Rp.2.979.000.000. Sumber dana (APBK) pemenang tender PT. IS BROTHER’S pelaksana kerja April 2016 pekerjaan, konstruksi abutmen dan pasang batu, di  tahun 2018 nilai kontrak sebesar Rp.4.748.587.783 sumber dana ( Otsus Kab) pemenang tender PT. PUTRA INDO MANUNGGAL Pelaksana kerja April 2018, pekerjaan pengadaan rangka baja. Dan dithun 2018 nilai kontrak sebesar Rp.2.404.055.000 sumber dana (Otsus Kab) pemenang tender PT. PAJAR INDAH SEJATI, pelaksana kerja Maret 2018 pekerjaan pembangunan oprit jembatan, serta ditahun yang sama 2018, swakelola nilai kontrak sebesar Rp.155.000.000, Sumber dana ( APBK) pelaksana kerja September 2018. Pekerjaan jasa angkutan mobilitas. Ditahun 2019 dinas pekerjaan umum penata ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Tenggara menganggarkan lagi pembangunan jembatan Lawe alas Ngkran, dengan nilai kontrak sebesar Rp 17.699.801.366. sumber dana (APBK), pemenang tender PT.NISARA  KARYA NUSANTARA pelaksana kerja April 2019 pekerjaan rangka baja 120 M. biaya angkut pembangunan oprit jembatan, pekerjaan jembatan Lawe alas- Ngkran sudah menelan anggaran sebesar Rp, 33.416.044.149 miliyar, diduga kuat tumpang tindih Anggaran, pekerjaan jembatan tersebut menjadi lahadang/lahan korupsi yang empuk.

Ketua LSM GEMPUR Kabupaten Aceh Tenggara mendesak Polda Aceh Cq Dirkrimsus agar sidik proyek pembangunan jembatan Lawe alas Ngkran yang di duga tumpang tindih Anggaran, serta di duga ada indikasi korupsi berjamaah untuk memperkaya diri sendiri dan golongan tertentu.

Berdasarkan hasil pantauan dan investasigasi LSM GEMPUR Kabupaten Aceh Tenggara di lapangan hasil fisik di lokasi dengan dana yang telah terealisasi puluhan miliar, untuk pembangunan jalan dan jembatan  Lawe Alas- Engkran yang terbengkalai bagaikan langit dan bumi hanya semak belukar dan ilalang yang tumbuh di jembatan tersebut. Tegasnya. RED

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed