oleh

Masih Banyak Orang Kaya Dapat Bantuan Kemensos Rp 600.000/Bulan

-COVID-19, HEADLINE, SUMUT, TANAH KARO-30526 Kali Dibaca
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.05
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.06(1)
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.07
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.06
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.07(1)
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.07(2)
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.06(2)
WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.05 WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.06(1) WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.07 WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.06 WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.07(1) WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.07(2) WhatsApp Image 2020-05-11 at 22.21.06(2)

 

Tanah Karo. Agaranews.com – Keluhan Masyarakat yang kita dengar dilapangan,tentang rancuhnya pembagian BST 600 ribu/bulan dari Kemensos, rata-rata mengeluhkan, bahwa penyalurannya tidak tepat sasaran lantaran masih banyak orang kaya yang dapat bantuan tersebut.

Namun perlu kita ketahui bahwa data penerima Bantuan Sosial Tunai( BST) ini ditentukan dari Dinas Sosial Pusat,dan data yang digunakan Dinas Sosial Pusat adalah data orang miskin yang pendataannya sekitar 3 tahun yang lalu,bahkan ada juga orang yang sudah meninggal namanya masih tertulis sebagai penerima BST.

Seharusnya klo bantuan untuk yang terdampak Covid-19,Tim Gugus Tugas dan Dinas Sosial Kabupaten, turun kelapangan dengan berkoordinasi dengan Kepala Desa/Lurah,siapa yang layak dan siapa yang tidak,jadi data terbarulah yang semestinya dikirimkan ke Dinas Sosial Provinsi dan Pusat,bukan data 3 tahun atau 10 tahun lalu,ujar Aseng Warga Gang Brahmana kepada awak media ini,pada Senin 11 Mei 2020 bertempat di pelataran Kantor Camat Kabanjahe,saat Bupati Karo,Terkelin Brahmana,SH,MH memberikan bantuan secara simbolis kepada Lurah – Lurah Kec.Kabanjahe.

Sementara itu,ketika ditanya wartawan Bupati Karo,Terkelin Brahmana,SH,MH dengan didampingi Wakil Bupati Karo,Cory S Sebayang,mengatakan bahwa yang dibagikan kepada warga Kabanjahe – Berastagi hari ini,bukan dana yang rp 600.000/bulan dari Kemensos itu,ini diambil dari dana APBD TA 2020,adapun jumlah bantuan kalau diuangkan sekitar Rp 275.000/KK,ujarnya.

Terkelin melanjutkan, penyaluran bantuan ini dikawal ketat oleh TNI/Polri, kita harapkan bantuan dapat tepat sasaran,dan bila ada Kades/Lurah yang bermain-main itu akan menjadi urusan Kepolisian,katanya mengakhiri.

Sedangkan Leo selaku Camat Kabanjahe ketika ditanya awak media ini,mengapa koq masih ada tercatat orang kaya dan orang meninggal yang masih menerima bantuan, dia membenarkan bahwa data yang dipakai oleh Dinas Sosial Pusat kemungkinan masih data lama,bisa saja dulu dia miskin,seiring berjalannya waktu, sekarang dia sudah memiliki rumah dan kendaraan,tapi kalau ada warga miskin yang belum mendapatkan bantuan yang terdampak covid – 19 ini,silahkan datang kekantor Lurah masing-masing untuk mendaftarkan diri, reporter.

Lia Hambali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed