oleh

Masyarakat Dsn Bendo Desa Padang Mahondang sangat Memperihatinkan

Kab. Asahan AgaaraNews.com
Keberadaan masyarakat Dsn Bendo Desa Padang Mahondang Kecamatam Pulau Rakat, Kabupaten Asahan sangat memperihatinkan, sepertinya keberadan Dusun ini sama sekali tidak ada perhatian pihak Pemerintah.
Hal ini diutarakan beberapa orang penduduk dusun ini yang langsung menemui AgaraNews di desa itu Jumat 25/12, seorang bapak yang biasa dipanggil Lik Pono ini dengan tegas mengatakan, Desa kami ini Desa Bendo yang sekarang menjadi Dusun Bendo desa Padang Mahondang. Kenapa saya katakana desa ini tidak ada perhatian dari Pemerintah karena sampai saat ini jalan menuju desa ini tidak pernah ada perbaikan atau pembangunanya.
Dusun Bendo ini dihuni sekitar Tiga Puluhan Kepala Kelaurga dengan menjalankan roda kehidupan layaknya pada jaman purba dulu atau jaman sebelum ada Kemerdekaan. Masyarakat desa ini sebahagian besar sebagai petani dan buruh perkebunan, hasil dari pertanian cukup lumayan sebagai penghasil Kelapa Sawit. Namu kami tidak pernah merasakan seperti layaknya warga masyarakat lain diluar Dusun ini, karena harga jual buah Sawit kami sudah pasti dibawah harga pasaran dikarenakan Insprastruktur jalan tidak memadai, tegasnya.
Tinjauan Agara dilapangan jalan menuju dusun ini sekitar 1 Km daru ujung jalan Aspal telah masuk ke lokasi Dusun Bendo ini. Namun jalan yang 1 Km itu sangat sulit dilalui apalagi kalau pada saat ,usim hujan seperti saat ini, maka jalan tersebut telah putus total. Jalan ini melintasi lokasi PTP kata lain jalan ini melintasi ditengah perkebunan Sawit PTP. Apakan ini salah satu alas an Pemerintah untuk tdak melakukan pembangunan?.


Ditempat terpisah salah seorang penduduk menghampiri ketika Agara melakukan tinjauan lapngan mengaku warga sekitar situ dan enggan menyebut namanya mengaku sangat kasihan melihat warra Bendo. Jangakan jalan menujun dusun ini pasilitas penerangan berupa jaringan PLN baru sekitar setahun ini terpasang. Sedangkan selama ini warga Bendo ini memakai jasa penerangan dari warga yang memiliki mesin yang berkekuatan besar, itupun dinyalakan hanya sampai jam Sebelas malam. Setelah jam Sebelas malam maka desa Bendo ini tidak selayaknya tempat hunian warga yang sudah “Merdeka”, tuturnya .
Selain itu pada saat sebelum pemiilihan Bupati/Wakil Bupati Kab. Asahan pak Surya selaku Bupati Kabupaten Asana dan juga pemenang pada Pemilu Bupati yang lalu pernah langsung datang meninjau Dusun Bendo ini. Semoga kiranya dengan kemenagna beliau dalam Pemilu yang baru ini Pak Surya selaku penguasa di Kabupaten ini dapat membangun dan memperbaiki jalan ke Dsn Bendo ini. (Agara/rg)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed