oleh

Menteri Pekerjaan Umum Diminta Hentikan Pekerjaan CV.Kayama di Simpur Jaya Ketambe

-AGARA, HEADLINE, KORUPSI, KUTACANE-30147 Kali Dibaca
Gambar proyek penahan longsoran Jln Nasional Kutacane Gayo Lues tebing di Simpur Jaya Ketambe Aceh Tenggara.

Agara News | Kutacane Aceh |Senin 29/6/2020. Sejumlah Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh Tenggara, minta Menteri Pekerjaan Umum RI untuk hentikan pekerjaan CV.Kayama.

Proyek penanganan longsoran tebing jalan nasional ruas Kutacane-Gayo Lues KM 30 desa Simpur Jaya Ketambe Aceh Tenggara, jadi Keritikkan tiga Ketua LSM lokal.demikian dikemukakan oleh ketiga ketua lembaga swadaya masyarakat Aceh Tenggara ini setelah melihat secara langsung pengerjaan proyek yg bersumber dari dana Apbn Rp 3,Milyar lebih tahun 2020 ini.
Desakan yang disampaikan ini bukan bukan tidak beralasa, diduga sejak awal pelaksanaan proyek diduga sarat masalah mulai dari pekerjaan pengisian batu beronjong dengan menggunakan alat berat bahkan dugaan kuat pengurangan volume pekerjaan yg tidak sesuai dengan desain gambar dan diduga asal jadi.demikian dikemukakan ketiga ketua LSM ini,

Gambar proyek penahan longsoran Jln Nasional Kutacane Gayo Lues tebing di Simpur Jaya Ketambe Aceh Tenggara.

, Ke tiga Ketua LSM lokal Yakni LSM GAKAG, Arafik Beruh ,GEMPUR Pajri Gegoh dan SRDK Kasirin SKD, minta agar secepatnya memberhentikan pekerjaan proyek penanganan longsoran tebing jalan Nasional ini yang merupakan satu satunya jalan penghubung Kabupaten Aceh Tenggara dengan Kabupaten Gayo lues.

Ketiga ketua Lembaga ini, akan tetap menyuarakan aspirasi masyarakat dan akan tetap menyoroti pekerjaan yang dianggap hanya merugikan rakyat ini.

Foto ketua lSM yang sedang melihat proyek penahan longsoran di Simpur jaya

 

Pekerjaan proyek itu sangat diragukan kwalitas dan dampak alam sekitar, dan pekerjaan tersebut sudah menyempitkan aliran sungai lawe alas, sehingga sangat diragukan akan terjadi luapan banjir bagian sisi barat aliran sungai tersebut.

Selain dari dampak alam, kwalitas dan volume fisik juga sangat diragukan, maka dari itu kata mereka, kita menduga keras ada pencurian volume pada pondasi fisik yang terlihat ditutup-tutupi dari kasat pandangan mata.

Foto ketua lSM yang sedang melihat proyek penahan longsoran di Simpur jaya

Dengan hal sedemikian, tiga Ketua LSM lokal yakni, Arafik Beruh, S Hi, Pajri Gegoh Selian dan Kasirin, S Ag, melalui media ini minta kepada Menteri Pekerjaan Umum RI untuk hentikan pekerjaan proyek yang sudah sering dikeritik dan disuarakan oleh media
Ketiga ketua Lembaga ini apa bila tetap dikerjakan walau tidak sesuai dengan semestinya akan melaporkan pihak pihak terkait kepada aparat penegak hukum sesuai hasil temuan yang di dapat di lokasi yang diduga sarat masalah ini demikian ditegaskan Pajri Gegoh didampingi keduan rekannya di Kutacane 29/6. (Kasirin Sekedang ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed