oleh

Para Cukong Ilegal Loging di Aceh Timur Diduga Pasang Lebel Untuk Kelabui Penegak Hukum

-ACEH UTARA, HEALTH, HUKUM-30143 Kali Dibaca

Aceh Timur,( Agara News) Para Cukong pelaku ilegal loging,di kawasan hutan Aceh Timur ,di nilai semakin menjadi- jadi,Dangan menghalalkan segala cara,Pasal nya kayu yang di rambah di hutan Aceh Timur,di pasang lebel legal ,agar bisa di bawa ke Medan,hal ini di sampaikan warga, Jambo labu pada media Agara News,Tanggal 27/6/2020,Menurut nya,para ilegal loging,yang di duga di bekingi oleh oknum, cukong kaya dari luar daerah Aceh tutur nya,

Menurut keterangan warga yang keseharian nya mencari burung ,dan damar,ketika di konfirmasi menerangkan,Pengambilan kayu selama ini, yang di lakukan dengan menggunakan alat berat,oleh para cukong kayu, di duga sudah merambah hutan Negara (Ekosistim Lauser) sebagian nya lagi kayu di ambil di areal pembukaan lahan warga ,yang sudah di terbit kan sertifikat oleh Negara,Cetus nya,para pelaku ilegal loging di duga sengaja, kayu yang sudah di tebang di beri lebel legal,(Sah)di duga untuk mengelabui pihak hukum,agar kayu yang hendak di bawa se olah – olah jelas,dan tidak ada ber masalah,terang nya,menurut informasi kayu hasil rambahan hutan Negara di kawasan Aceh Timur,akan di selundupkan ke Sumatra Utara,(Medan),

Menurut keterangan para pelaku ilegal login mengaku resah dengan wartawan yang di duga memberita kan berita yang tidak benar,semua ini ada surat ,malah kami sudah bayar pajak kenegara,jadi kegiatan kami bukan ilegalloging, kalau ngak, kami mana berani kan, takut juga kami,masuk penjara tutur nya, Warga Masyarakat Aceh Timur meminta kepada Kapolda Aceh,agar segera menindak tegas para pelaku ilegal loging, dan mengusut tuntas para pelaku yang di duga terlibat ilegal loging,di Aceh Timur, Termasukoknum Kepdes yang sudah menjual belikan hutan Negara dengan mengeluarkan surat SKT dan Akte jual Beli /AJB (Jual beli hutan Negara itu adalah pidana)oknu Kehutanan ,KPH, oknum Notaris,yang di duga terlibat memuluskan penjualan Hutan Negara ,warga meminta Ke pada Kapolda Aceh agar,para pelaku di proses hukum, warga Aceh masih peecaya kalau Hukum adalah panglima tertinggi bagi semua orang tutur warga,(Tim)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed