oleh

Pemda Aceh Singkil Rapat Koordinasi Mengusung Tema Aksi Nasional ANPK Melalui Vicon.

Singkil. Agaranews.com Tingkat kasus korupsi di Indonesia masih menjadi masalah terbesar yang sangat pelik dibasmi, masih ada saja yang melakukan hukum tersebut.

Yang sangat berbahaya sekali. Para pelaku ini banyak dari kalangan menengah keatas pejabat tinggi negara pun bisa jadi tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Oleh sebab itu Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo melakukan Rapat Koordinasi yang melibatkan seluruh Kepala Daerah beserta bawahannya termasuk Bupati Aceh Singkil melalui Vicon.

Rapat Koordinasi mengusung tema Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang dilakukan melalui Video Conference (Vidcon) diruang Offroom Setdakab tersebut dihadiri oleh Bupati, Sekda, Asisten III, para Staf Ahli, Bappeda, BPKK, PUPR, Disdikbud, RSUD, BPKK, BKPSDM, DPMK.

Dalam Pidatonya Joko Widodo didampingi petinggi KPK RI mengatakan tidak ada toleransi bagi pejabat yang terlibat dalam kasus Korupsi, “.

“Dalam kasus Tindak Pidana Korupsi tidak akan pandang bulu. Saya tidak akan bertanggung jawab, berani bertanggung jawab,” ucap Joko Widodo dalam Video Converencenya. Rabu (26/8/20).

Lanjutnya. Sebagai penegak hukum dan pengawas anti Korupsi yang memiliki kewenangan ini jangan pernah dijadikan pegangan untuk menakut nakuti legaslatif, dan para pengusaha.

Gerakan Budaya Anti Korupsi,
saya tidak memberikan kesempatan apapun bila hal ini dilanggar, tegas Joko Widodo.

Gerakan anti korupsi harus kita budayakan, masyarakat harus ikut tindak pidana korupsi.

Saya ajakkan semua elemen masyarakat ikut terlibat dalam hal gabungan, untuk menjadikan indonesia bebas korupsi, tutupnya.

Reporter: ali.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed