oleh

Pemkab Karo Dinilai Lakukan Pembiaran

 

Tanah Karo-Agaaranews.com
Pemkab Karo dinilai tak peduli dengan penataan kota dan mengabaikan hak-hak pejalan kaki. Hal ini terlihat dari banyaknya trotoar yang dibiarkan rusak.
Bahkan yang lebih miris, salah trotoar yang rusak tersebut justru berada tak jauh dari kantor Bupati Karo sendiri, tepatnya di depan SMP Negeri I Kabanjahe.

Selain merusak pemandangan, trotoar yang amblas tersebut juga mengancam keselamatan warga. Pantauan di lokasi, beton penutup saluran drainase di terotoar ambruk. Kondisi itu jelas membahayakan bagi pejalan kaki, terutama anak-anak karena seputaran lokasi banyak sekolah.

 

W brahmana (37), warga sekitar mengaku kecewa dengan pembiaran yang dilakukan Pemekab Karo dan dinas terkait. Padahal ambruknya beton penutup saluran drainase di trotoar itu sudah berlangsung lama. “Ini di depan kantor bupati saja terjadi pembiaran. Bagaimana dengan lokasi lain, pasti lebih parah lagi,” protes Brahmana.

Jika tak kunjung diperbaiki, Brahmana meyakini lambat laun kerusakan akan makin parah. “Warga yang lewat terancam jatuh ke lobang itu. Untungnya saat ini, sekolah sistem daring. Di sekitar lokasi ada 3 sekolah, masing-masing SMPN I dan dua SD,” katanya. Karena itu, sebelum memakan korban, berharap Pemkab Karo dan dinas terkait segera memperbaiki trotoar yang amblas tersebut.

Menurut UU No 273 tentang transportasi “Pemerintah daerah maupun Pemerintah pusat bisa dikenakan sanksi jika membiarkan jalan rusak, sehingga mengakibatkan jatuh korban kecelakaan,”

(Rianto Ginting)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed