oleh

Pengadaan Lampu Jalan 23 Desa Di Kecamatan Leuser Diduga Mark-up

Agaranews.com, Aceh Tenggara – Pengadaan lampu jalan 23 desa di kecamatan leuser kabupaten Aceh Tenggara pada tahun 2020 diduga mark-up, anggaran yang dialokasikan dari dana desa dinilai tidak logis.

Informasi yang diperoleh awak media menyebutkan, proyek pengadaan lampu jalan menggunakan dana desa tahun 2020. Lalu ada dugaan penggelembungan harga barang atau mark up. Satu paket lampu jalan di anggarkan senilai Rp 24 juta sementara harga toko hanya berkisar belasan juta rupiah.

Salah seorang kepala desa di kecamatan leuser mengatakan, pengadaan lampu jalan dikerjakan pihak ketiga menggunakan dana desa tahun 2020, dari 23 desa yang ada di kecamatan leuser masing masing menganggarkan sebesar 24 juta per unit. Katanya, Selasa (08/09/2020) saat ditemui awak media di kediamannya.

Dikatakan, sekurang-kurangnya 2 unit per desa dan bahkan ada yang lebih lagi. Harga paket lampu yang dipatok Rp 24 juta itu tinggal terima hingga terpasang di tempat.

“Pengadaan lampu jalan itu di patok 24 juta per unit, setiap desa sekurang kurangnya 2 unit dan ada yang 3 unit. Desa saya sendiri 2 unit, yang mengerjakan pihak ketiga, masih saudara sama pejabat teras di Agara,” katanya.

untuk menangani pekerjaan lampu jalan tersebut diketahui kontraktor berinisial “AA”, ia merupakan kerabat dekat salah satu pejabat teras di Aceh Tenggara.

Sementara pekerjaan lampu jalan untuk desa se- kecamatan leuser telah rampung dikerjakan, hingga berita ini dilansir pihak ketiga yang disebut-sebut menangani pekerjaan pengadaan lampu jalan tersebut belum berhasil dihubungi awak media.

(Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed