oleh

Penyaluran Dana BST Dari Kemensos Diserahkan Bupati Karo Secara Simbolis bagi 16.817 KK

-COVID-19, HEADLINE, SUMUT, TANAH KARO-30301 Kali Dibaca

Tanah Karo Agaranews.com – Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH, bersama ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Br Sebayang, Kapolres Tanah Karo AKBP. Yustinus Setyo Indriono, Kasdim 0205 /TK Mayor. Inf. D. Marpaung, Kadis sosial Benyamin Sukatendel, Plh ketua Gugus Martin Sitepu menyalurkan BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kemensos (Kementerian Sosial) kepada masyarakat miskin yang terdampak ekonomi akibat Covid -19, di kantor Pos Kabanjahe, senen (11/5/2020) pukul 10.30 wib

Bupati Karo, Terkelin Brahmana,SH.MH menyerahkan secara Simbolis kepada perwakilan yang menerima BST, dilanjutkan dengan memberikan keterangan pers kepada media, bahwa kegiatan penyaluran BST tersebut merupakan program Kementrian Sosial RI, sedangkan Pemkab. Karo sifatnya hanya menyalurkan sesuai data yang telah ter-update.

Menurut Bupati, jumlah keluarga penerima BST tersebut berdasarkan berita acara serah terima tahap pertama sesuai data dari Kemensos RI sebanyak 16.817 KK yang berasal dari Jumlah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada aplikasi Siks-Ng yang dikelola oleh Pusdatin Kemensos RI,” ucapnya

Namun demikian, prosedur perolehan data tersebut sudah di up-date melalui Pengusulan dari setiap Kepala Desa ke pihak Camat, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial, lalu dikirim ke Kementrian Sosial melalui pihak Provinsi, jelasnya

Terkelin menambahkan, BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kemensos RI ini kita salurkan sebesar Rp600.000/bulan, bagi keluarga yang berhak, tekhnisnya dibulan Mei ini akan disalurkan sebanyak dua kali dan sisanya bulan Juni.

Masyarakat yang menerima BST, diluar yang tercatat sebagai keluarga tidak menerima Bansos PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) yang sekarang beralih nama menjadi Program Sembako,terang Bupati lagi.

Terkelin menambahkan, bagi daftar penerima bantuan, jika ternyata ada yang sudah meninggal dunia, bisa diwakilkan oleh ahli waris untuk mengambilnya, dengan catatan terdaftar di KK (Kartu Keluarga) penerima, jika ternyata tidak ditemukan, dananya akan dikembalikan ke Negara.
Lia Hambali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed