oleh

Praktisi Hukum Apresiasi Terhadap Kinerja Unit Tipikor Satreskrim Polres Gayo Lues

Praktisi hukum M Purba SH

 

Banda Aceh (Agaranews) – Praktisi hukum M Purba SH menilai bahwa kerja keras Unit Tipikor Satreskrim Polres Gayo Lues dalam menangani dugaan korupsi makan minum Karantina Hafizh DSI tahun anggaran 2019 yang menelan anggaran Hampir 9 milyar lebih masih ditangani dengan baik oleh penyidik,Sebutnya kepada media ini (Rabu,14/10/2020).

Berdasarkan pantauan juga bahwa Penyidik Tipikor Polres Gayo Lues masih terus melakukan permintaan keterangan terhadap puluhan saksi yang terlibat dengan kegiatan makan Minum Karantina Hafizh tersebut.

Dan berdasarkan informasi yang diterima dari sumber terpercaya bahwa dalam waktu dekat tim penyidik juga akan menghadirkan saksi Ahli dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).

Baca : Praktisi Hukum Desak Kapolres Tuntaskan Kasus Korupsi Yang Ditangani Tipikor Polres Gayo Lues

Dan dalam hal penyidik akan menghadirkan Ahli LKPP saya sangat mengapresiasi Kinerja Polres Gayo Lues dan jajarannya,sebab penanganan kasus-kasus dugaan korupsi yang ditangani penyidik saat ini harus sesuai dengan aturan hukum yang berlaku dan sesuai dengan prometer yang digaungkan oleh Kapolri Idham Aziz.

Dimana sebelumnya dalam pemberitaan diberbagai media on-line bahwa ada 3 dugaan kasus yang telah ditangani oleh polri jajaran Gayo Lues Seperti kasus Dugaan Korupsi makan minum Dinas Syariat Islam yang menghabiskan Anggaran 9 milyar lebih Tahun 2019,Dana hibah PKK tahun 2018,Dana Hibah KONI tahun 2018.

Oleh karna itu, praktisi ini memiliki harapan Kapolres Gayo Lues beserta kasat Reskrim yang baru untuk dapat memprioritaskan penyelesaian kasus korupsi tersebut.

Sehingga ada kepastian hukum dan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian Polres Gayo Lues.

Dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dapat terjaga selalu.(RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed