oleh

Rertribusi Masuk Ke Wisata Tongging Benar-Benar Retribusi atau Pungli,…???

Tanah Karo,Agaraanews.com
Danau Toba adalah Danau terbesar di Sumatera Utara,sayangnya pengelolahan dan penataannya kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Sumatera Utara.

Padahal Danau Toba merupakan Daerah Tujuan Wisata pertama di Sumut,Danau terbesar di Sumut ini dikelilingi oleh 8 Kabupaten,salah satunya Kabupaten Karo.

Desa Tongging yang masuk di Kabupaten Karo tepat berada dipinggiran Danau Toba,disini dibangun Dermaga penyeberangan menuju ke Tomok,Parapat dan Samosir.

Namun sangat disayangkan,tempat wisata yang begitu mempesona ini kurang mendapatkan perhatian pemerintah,baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten,ini terlihat begitu kita berkunjung ke Tongging,tak ada yang bisa kita jual kepengunjung,baik dari fasilitas maupun penataan kurang memadai,bahkan terkesan amburadul dan jorok.

Padahal bila kita mau memasuki wisata Tongging atau air terjun sipiso-piso,kita dikutip retribusi masuk sebesar Rp 5.000/orang,sedangkan yang tertulis di karcis masuk Rp 4000/orang,berarti sudahlah masuk bayar dipungli lagi Rp 1000/orang,benar-benar mengagumkan cara kerja mereka-mereka ini ya,kata Rinaldi seorang pengunjung obyek wisata kepada awak media ini,pada Kamis 24 Desember 2020 siang di lokasi pengutipan retribusi Tongging.

Menyikapi hal ini Rinaldi langsung menelpon Kadis Pariwisata,Munarta Ginting,..dari seberang sana Munarta mengatakan, enggak tahu petugas itu kalau kalian yang datang bang,mohon maaflah,tolong abang kasihkan handphone itu sama yang jaga biar saya bicara bang,katanya tanpa memberikan penjelasan lain,lalu setelah bicara sama petugas jaga,telponpun ditutup,ujar Rinaldi menyambung pembicaraan dengan awak media ini.

Untuk itu kiranya Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah Karo,bisa membenahi  pelayanan,fasilitas dibidang wisata,mengingat,nilai jual Tanah Karo itu berada di bidang wisata dan pertanian,kalau yang dua ini tidak mendapat perhatian lebih,maka Tanah Karo akan selalu tertinggal dari Daerah/Kabupaten lain,pungkas Rinaldi kesal.

Lia Hambali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed