oleh

Sat Sabhara Polres Gayo Lues gelar Patroli ke Lapas, Antisipasi Napi Lari dan Koordinasi Soal Asimilasi Napi Karena Corona

-COVID-19, GAYO LUES, HEADLINE, HUKUM-30119 Kali Dibaca

GAYO LUES, AGARANEWS  – Menyikapi situasi yang berkembang pada saat ini yaitu menjelang Lebaran Idul Fitri 1441 H/2020 yang jatuh pada tanggal 25-26 Mei 2020, Sat Sabhara Polres Gayo Lues melaksasakan kegiatan Patroli Pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Blangkejeren Gayo Lues untuk antisipasi adanya tahanan melarikan diri. Sabtu (10/04/2020).

Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan,S.I.K.,M.Si melalui Kasat Sabhara IPTU Edward Lumban Tobing mengatakan “Kami akan Melakukan kerjasama dengan Lapas di wilayah masing-masing untuk pemetaan terhadap para nabi yang mendapatkan asimilasi atau dibebaskan, Melakukan kerjasama dengan pemda sampai tingkat Kepala Dusun dan Kepala Desa untuk pengawasan dan pembinaan terhadap para napi yang mendapatkan asimilasi keluar atau dibebaskan dan Melakukan kerjasama dengan pihak Pemda dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan pembinaan kepada para napi yang mendapat asimilasi keluar atau dibebaskan agar lebih produktif dan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup yaitu memberikan pelatihan membuat masker dengan menggunakan sarana Balai Latihan Kerja serta Mengikuti program Padat Karya dan proyek dana desa.” Jelas Kasat Sabhara.

Dengan banyak informasi dari Polres Jajaran Polda Aceh dan Polres Jajaran di seluruh Indonesia, kami menerima perintah dari Kabaharkam Polri Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto,S.H.,M.H., Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto menyesalkan keputusan Kemenkumham terkait asimilasi napi karena corona, Polri khawatir napi yang bebas menciptakan masalah baru.

Komjen. Pol. Agus mengatakan, pembebasan para napi harus dibarengi dengan solusi mereka saat di luar lapas. Salah satunya tentang pekerjaan sebagai upaya bertahan hidup.
“Kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan permasalahan baru karena saat dibebaskan mereka akan kesulitan mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di tengah wabah COVID-19, yang tentu saja akan berdampak terhadap aspek sosial, ekonomi, serta keamanan,” kata Agus lewat keterangannya. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed