oleh

Si Jago Merah Hanguskan 3 Unit Rumah, 2 Unit Septor Dan Uang Tunai Rp.47 juta Di Desa Kuta Mbelin

-HEADLINE, PERISTIWA, SUMUT, TANAH KARO-30196 Kali Dibaca
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.12(2)_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.11_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.09_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.08_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.12(1)_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.12_resize
WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.12(2)_resize WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.11_resize WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.09_resize WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.08_resize WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.12(1)_resize WhatsApp Image 2020-06-14 at 21.48.12_resize

 

Tanah Karo. Agaranews.com |  Tuga unit rumah semi permanen (terbuat dari papan) di Desa Kuta Mbelin,Kec. Lau Baleng, Kab.Karo ludes di lalap si jago merah, dengan mengguna kan peralatan seadanya, Pemdes Kuta Mbelin dan warga berusaha memadamkan kobaran api.

Pada peristiwa yang terjadi pada Hari Minggu 14 Juni 2020 ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai lebih kurang Rp.500.000.000,-( lima ratus juta rupiah).

Berikut nama-nama pemilik rumah yang menjadi korban keganasan sijago merah diantaranya,Pardus Arianto Sigalingging (30) bertani,  Mugi (31) bertani dan Usaha Karo sekali (45) bertani yang juga menjabat sebagai Kadus IV, Desa Kuta Mbelin, Kec. Lau Baleng,Kab.Karo Prov.Sumatera Utara.

Menurut penuturan saksi mata, Jenong (41) beserta  Natal Sigalingging(29) adik kandung dari Pardus Erianto Sigalingging  yang saat itu melihat kejadian musibah kebakaran tersebut mengatakan, “Saat saya berada diruangan depan rumah, tiba-tiba saya melihat ada kobaran api di belakang rumah abang saya Pardus Erianto Sigalingging.

Ia menambahkan,ketika itu api langsung membesar karna di bagian belakang rumah ada kumpulan daun pisang kering (rukus) serta ada jeregen berisi bensin, sehingga api cepat membesar dan menghanguskan 3 (tiga) unit rumah yang seluruhnya terbuat dari papan,” katanya

Dirinya melanjutkan, “ketika kami lihat api semakin membesar, kami langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya untuk memohon bantuan, dengan menggunakan peralatan seadanya seperti mesin pompa dan alat sederhana lainya.” Terang Jelong

Saat memadamkan api, Kades Kuta Mbelin  Remedi Sembiring dengan dibantu puluhan warga lainnya berjibaku melawan kobaran api, berkat kekompakan masyarakat sekitar, kobaran api kemudian dapat dipadamkan, sekitar pukul 17.00 Wib,akan tetapi tiga Unit rumah yang terbuat dari papan tak dapat diselamatkan.

Mendapat laporan dari Pemerintah Desa Kuta Mbelin, Personil dari Polsek Mardingding  langsung turun kelokasi dan melakukan penyelidikan mencari tahu sebab terjadinya musibah kebakaran dan segera mengamankan lokasi kejadian.

Menurut informasi yang didapat dari Kades Kuta Mbelin Remedi Sembiring saat dihubungi awak media ini melalui sambungan telphone menjelaskan,”Ya benar, telah terjadi kebakaran tiga unit rumah semi permanen tadi pukul 15.00 Wib sore, kami bersama warga lainnya bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Seluruh harta benda milik warga  korban kebakaran tidak sempat terselamatkan karna api cepat meluas karena pada saat itu angin juga sangat kencang, bahkan ada 3 unit kenderaan roda 2 (dua) serta uang tunai hasil penjualan jeruk milik Pardus Erianto Sigalingging juga hangus terbakar,” Kata Kades.

Kades menambahkan ” Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 17.00 Wib, kerugian yang diderita warga ditaksir mencapai Rp.500.000.000,- ke tiga pemilik rumah yang terbakar sementara ini masih menumpang di rumah sanak fimilinya di sekitar Desa Kuta Mbelin ini. Terkait kejadian ini sudah saya laporkan ke Pemerintah Kecamatan untuk diteruskan nantinya ke Dinas Sosial Kab.karo.” Beber Remedi Sembiring diujung telphone.

Reporter : Lia Hambali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed