oleh

TASTAFI Lhoksukon Salurkan Bantuan Korban Yang Terdampak Banjir

 

Lhoksukon , Agaranews.com.                        – Bantuan banjir yang diterima dari TASTAFI Pusat oleh Ketua TASTAFI Kecamatan Lhoksukon Tgk. Ibnu Abbas pada Sabtu (19/12) sudah disalurkan di beberapa titik dalam wilayah Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan itu berupa 3.000 kg beras, 318,72 kg minyak goreng dan 120 kg gula, serta 120 papan telur.

Penyaluran bantuan dilakukan oleh pengurus TASTAFI Kecamatan Lhoksukon yang  langsung turun ke lokasi, untuk serahkan bantuan ke dayah-dayah serta balai pengajian yang terdampak banjir di empat kemukiman yang ada di kecamatan tersebut.

Ketua TASTAFI Lhoksukon beserta pengurusnya bertolak dari Kemukiman Lhoksukon Barat, melanjutkan arah Kemukiman Ara Bungkok dan Kemukiman Lhoksukon Tengah, serta meneruskan perjalanannya ke wilayah Kemukiman Matang Ubi.

Ini merupakan wujud kepedulian TASTAFI antar sesama terhadap korban musibah banjir yang disalurkan pada hari itu juga, Sabtu (19/12/20) mulai pukul 14.30 wib s/d selesai sekitar pukul 20.40 wib.

Ketua TASTAFI Lhoksukon, Tgk. Ibnu Abbas didampingi Sekretaris Umum Tgk. Tisri Fahreza Kosyi mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan dari TASTAFI pusat yang di serahkan kepada TASTAFI Lhoksukon untuk disalurkan kesejumlah dayah-dayah dan balai pengajian yang terimbas banjir di wilayah Kecamatan Lhoksukon.

“Yang kita salurkan ini adalah hasil bantuan dari TASTAFI pusat untuk dayah atau balai pengajian yang terdampak banjir, semoga dengan sedikit bantuan tersebut dapat bermanfaat serta kita do’akan kepada donatur dan kita semuanya agar di berikan kemudahan rezeki oleh Allah SWT,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan bantuan yang terbatas tentunya tidak semua balai pengajian dan dayah yang ada di Kecamatan Lhoksukon mendapatkannya.

“Hampir semua dayah dan balai pengajian di 75 Desa yang ada di Kec. Lhoksukon terdampak banjir, dengan bantuan terbatas yang kita miliki, tentu tidak mencukupi untuk pemerataan secara keseluruhan, dalam hal ini kami mohon maaf dan sudi kiranya untuk dapat di maklumi bersama,” tutur Tgk. Ibnu Abbas.

Seperti diketahui sebelumnya, banjir yang terjadi di Aceh Utara menyebabkan belasan ribu orang mengungsi, dan jumlah pengungsi dari sejumlah kecamatan mencapai belasan ribu orang dan yang terbanyak adalah di Kecamatan Lhoksukon sekitar 4.000 jiwa. [Murhaban/Raja]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed