oleh

Tim Gugus Kota Jambi Adakan Rapat Evaluasi Percepatan Penanganan Covid-19

 

Jambi, Agaaranews.com-Tim gugus tugas penanganan Covid19 Kota Jambi mengadakan rapat evaluasi dalam rangka upaya percepatan penanganan Covid19 pada massa relaksasi ekonomi, sosial dan kemasyarakatan yang dipimpin langsung Wakil Walikota Jambi DR. dr. H. Maulana, MKM. di Posko gugus tugas Covid19 Kota Jambi, Senin (12/10/20).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Uncok Anggiat Marasi Simanjuntak, Kasdim 0415/BTH Letkol Inf Tri Nugroho, S.Pd., Kapolresta Jambi di wakilin oleh Aipda Ali kurniawan, Ketua DPRD Kota Jambi Bpk.Putra Absor Hasibuan, Asisten 1 Kota Jambi.Bpk.H.Muklis S.sos, Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Jambi Bpk. DR. H. M. Jaelani, SH, MH., Asisten III Kota Jambi Bpk. Drs. H. A. Ridhwan, M.Si., Direktur Rs Abdul Manaf Kota Jambi Bpk dr. Rudi Maruli H. Pardede, Kemenag Kota Jambi Bpk.H Rusli SH,MH., Kabag Hub. Masyarakat (Humas) Kota Jambi, Abu Bakar, SH., Kepala Bappeda Kota Jambi, Suhendri, SH. M.Si., Kadis Kesehatan Kota Jambi Ibu Dr. Hj. Ibu Ida Yuliati, M.Kes, Kadis Damkar Kota Jambi Bpk. Feriadi, S.H., Kadis Perhubungan kota Jambi Bpk. Saleh Ridho. S.STP, MM., Kadis Perindag Kota Jambi Bpk. Komari. S.H., M.H., Kadis Lingkungan Hidup Kota Jambi Bpk. Ardi S., Kadispora Kota Jambi Bpk. Muhtar., Plt. Kasat Pol PP Kota Jambi Bpk. Kamal Firdaus, Ketua KPU Kota Jambi Bpk.Yatno S.P.d, Kepala OPD Kota Jambi, dan Para Camat Se Kota Jambi.

Dalam kesempatannya, Wakil Walikota Jambi DR. dr. H. Maulana, MKM. menyampaikan alasan Masyarakat tidak menggunakan masker setelah di lakukan survey di karenakan Kurangnya sanksi dan ketegasan. Oleh karena itu, di tuntut untuk ketegasan petugas di lapangan, penularan terbanyak dari pekerja perkantoran di sarankan kepada OPD terkait melakukan pengetatan dalam Pengawasan untuk menggunakan Masker.

Sementara itu, Kadis kesehatan kota jambi.Ibu Dr. Hj. Ibu Ida Yuliati, M.Kes.
Menyampaikan terdapat peningkatan yang signifikan terutama untuk cluster perkantoran dan kembali menularkan ke keluarga.

“Saat ini kita kekurangan tenaga kesehatan, isolasi tenaga kesehatan kita kembalikan ke rumah sakit masing masing. Kami sudah meminta rumah sakit di kota Jambi untuk menyiapkan masing masing tempat isolasi dan akan menambah kembali dan menyesuaikan standart ruang isolasi di Graha lansia, dan menyiapkan tempat isolasi di RS Royal jika nantinya ada pasien terkonfirmasi di kecamatan para camat silahkan saja untuk mengawasi dan mengamati pasien untuk isolasi di rumah di karnakan kekurangan tempat Isolasi, di rumah makan menjadi perhatian masih banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan,” paparnya.

Direktur Rs Abdul manaf kota jambi Bpk dr. Rudi Maruli H. Pardede, Menyampaikan terdapat 50 tempat tidur dan merawat 30 Orang Pasien Terkonfirmasi Positif. Menurutnya, perlu bantun untuk masker N95, baju asmad Cukup sampai saat ini sudah melayani 95 Pasien Terkonfirmasi.

Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik Kota Jambi Bpk. DR. H. M. Jaelani, SH, MH. menyampaikan terjadi peningkatan masyarakat yang tidak menggunakan Masker dan màsih melanggar protokol kesehatan secara kumulatif pelanggaran terjadi di tempat tempat usaha untuk tempat hiburan malam masih harus kita evaluasi di karnakan masih banyak tempat usaha yang mengelabui petugas, kota jambi adalah salah satu kota yang mendapatkan dana hibah untuk tempat isolasi dengan menggunakan Hotel hotel untuk tempat isolasi sperti contohnya Hotel Ratu.

Kemenag Kota Jambi Bpk.H Rusli SH,MH Menyampaikan selama ini kegiatan resepsi pernikahan yang ada kota jambi berjalan dengan baik dan berjalan dengan SOP yang telah di sepakati bersama.

Ketua DPRD Kota Jambi Bpk.Putra Absor Hasibuan menyampaikan untuk jangan bosan bosan bersosialisasi kepada Masyarakat, Agar di perbanyak spanduk spanduk tentang perwal 21 agar bisa di baca oleh masyarakat, untuk nama dari pasien Terkonfirmasi jika bisa jangan di tutup tutupi.

Dandenpom II/2 Jambi Letkol CPM Uncok Anggiat Marasi Simanjuntak menyarankan kepada masyarakat untuk meningkatkan imun , agar pemerintah kota dapat melakukan sosialisasi mengenai aturan aturan dalam ber pemilu, dan dalam sanksi Penggunaan masker agar dapat mengedepankan hukuman fisik bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh.

Kasdim 0415/BTH Letkol Inf Tri Nugroho, S.Pd. mengatakan akan mengalami peningkatan mengingat situasi kondisi di lapangan masyarakat banyak melakukan unjuk rasa, agar lebih konsekuen dan tegas dalam melakukan tindakan.

“Kami selalu mendukung semua kegitan yang di tetapkan oleh tim gugus tugas covid 19.Dan anggota babinsa akan saya sesuiakan penampatan dan tugas yang ada di wilayah masing masing.
Dan saya mintak ini di sepakatkan penambahan waktu dan di perpajangkan izin akan kita semua sepakatkan semua,” tuturnya.

Kapolresta Jambi yang di wakilin oleh Aipda Ali kurniawan mengatakan selama kegiatan yang ada di lapangan kami tim relaksasi tim jam malam berjalan dengan baik,dan kami mohon dukunggannya kalau bisa di berikan semacam setiker,biar semua pedagan yang ada di kota jambi biar kita kasih dan tahu peraturan yang ada di kota jambi.

Asisten 1 Kota Jambi Bpk.H.Muklis S.sos, mengatakan agar di rumuskan bentuk kepedulian dan saling bersinerji di lapangan agar semuanya turun tangan dan saling bekerja sama untuk memutus mata rantai Covid 19.

Menurut para Camat Se kota Jambi mengatakan situasi dan kondisi di kecamatan Masing Masing dalam keadaan Aman dan Terkendali.

Adapun kesimpulan kesepakatan yang dihasilkan dari rapat tersebut yaitu;

1. Terjadi Penambahan Kasus Konfirmasi covid 19 di Kota Jambi di karnakan Hasil Tracking tenaga kesehatan kita Yang telah meningkat yang menyebabkan penambahan angka Pasien Terkonfirmasi

2. Memperpanjang waktu pembatasan jam malam bagi pelaku usaha sampai dengan pukul 22.00 Wib.

3. Tidak di benarkan melakukan Acara Resepsi dirumah dan mengalihkan ke gedung yang telah mempunyai izin dengan kapasitas 50 Orang di setiap sesi, atau 20 % dari kapasitas gedung.

4. Berdasarkan keterangan2 tersebut diatas bahwa kegiatan Evaluasi Pemberlakuan Relaksasi Ekonomi, Sosial dan Budaya di Posko Gugus Tugas Covid-19 Damkar kota jambi bertujuan untuk membentuk dan membuat parwal terbaru akan di perpanjangkan 14 hari kedepan karena di kota jambi sampai saat ini pasien covid 19 kota jambi saat meningakat jadi pihak tim gugus civid 19 kota jambi harus di perpajang batas jam malam bagi masyarakat kota jambi dan plaku usaha kota jambi.

5. Akan dilakukan revisi terhadap Peraturan Walikota nomor 21 tahun 2020 agar menyesuaikan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 revisi ini akan dilaksanakan secepatnya dan malam nanti pukul 24.00 wib akan dikeluarkan perawal baru oleh ketua Tim covi 19 Kota Jambi.
(wakorwil sumut) ..Red…

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed