oleh

Tugas dan Pengorbanan Aparat di Pos Perbatasan Lawe Pakam


*Mereka langsung berhadapan dengan masyarakat yang masuk, dan keluar Aceh Tenggara

Kutacane.Agaaranews |  Tugas dan panggilan, pengorbanan bagi Aparat yang tergabung di Satgas Covid-19, di Pos perbatasan Lawe Pakam Kecamatan Babul Makmur Kabupaten Aceh Tenggara, sangatlah berat dan butuh pengorbanan.

Para Aparat TNI, Polri, Satpol PP & WH, BPBD, Dishub, dan Tim medis; Langsung berhadapan dengan masyarakat, Supir, Penumpang yang datang ke Aceh Tenggara, dan yang keluar dari Kabupaten Aceh Tenggara.Baik Mobil penumpang antar kabupaten, Mobil penumpang antar provinsi, Mobil pribadi, Mobil Eltor, Truk, dll; Dengan segala persoalan dan dinamika, yang dihadapi di lapangan.

Pantauan Jurnalis media online Agaaranews di lapangan, bahwa akhir bulan April 2020, Satgas Covid-19 sudah bertugas di Pos perbatasan(Terminal pembantu) Lawe Pakam, dan pindah ke depan Dayah Darul Amin di desa Tanoh Alas Kecamatan Babul Makmur, siang dan malam, dengan bergantian(shift).

Monitor Wartawan media ini, Aparat yang sering bertugas di Pos perbatasan Lawe Pakam, seperti Bripka.Indra Gandi Harahap dari Polsek Babul Makmur yang juga Bhabinkamtibmas di desa(kute) Sejahtera Baru; dan Sertu.E.Siregar anggota Posramil Babul Makmur, yang juga merangkap tugas Babinsa di Kute Sejahtera Baru.Bripka.Indra Gandi Harahap dan Sertu.E.Siregar yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas dan Babinsa, juga menjaga perbatasan antara desa Sejahtera Baru Kecamatan Babul Makmur, dan dusun Rambeblang desa Lau Pakam Kecamatan Mardingding Kabupaten Karo.

Semoga Pemerintah kabupaten Aceh Tenggara, memperhatikan tugas dan pengorbanan mereka di lapangan, dan Allah memberi kekuatan, kesehatan, kekebalan (imunitas), bagi mereka yang bertugas di Pos perbatasan, khususnya di Pos perbatasan Lawe Pakam.(P.Lubis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed