oleh

Wakil Bupati Gayo Lues Tinjau Lokasi Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Gayo Lues, Agaranews | Intensitas hujan yang tinggi membuat sejumlah sebagian wilayah kabupaten Gayo Lues di terjang banjir dan longsor. Sejumlah rumah warga terkena dampak langsung dari kejadian tersebut.

Seperti halnya yang terjadi beberapa hari lalu di kecamatan Terangun dan Tripe Jaya tepatnya di Desa Gawar, banjir menerjang pemukiman warga hingga puluhan rumah dan tembok penahan tebing rusak parah.

Beda halnya di kecamatan Tripe Jaya, Desa Uyem Beriring sebanyak 34 rumah warga nyaris tertimbun oleh tumpuk tanah longsor.

Menurut Wakil Bupati Gayo Lues Said Sani yang turun langsung mengecek kelapangan mengatakan, saya menerima laporan dari warga tidak lama setelah Desa Gawar Blangi ini terkena bancir, Berdasarkan laporan aliran sungai itu sangat besar karena curah hujan sangat tinggi, sehingga meluap melebihi tanggul yang sudah ada, oleh karena itu memang mau gak mau tanggul ini harus di tinggikan.

“Ini terjadi karena ada aliran sungai yang saat itu melebihi biasanya, makanya harus di lebarkan tentu harus ada normalisasi dan pengerukan. Pihak pemkab pun akan segera melakukan pengerekun, peninggian tanggul dan pelebaran sungai dalam waktu dekat,” ungkap Said Sani, Selasa (18/05).

Wabup menambahkan, pada saat ini juga selain melihat banjir yang melanda di kecamatan Terangun, dirinya bersama Dinas BPBD,PERKIM,dan Dinsos melanjutkan perjalanannya ke kecamatan Tripe untuk melihat langsung lokasi longsoran, dikarenakan ada beberapa titik ruas jalan yang rusak akibat longsoran dan curah hujan yang sangat tinggi.

” Untuk Desa Uyem Beriring ini sudah layak direlokasi ke tempat yang lebih aman, karena hal sudah menjadi momok bertahun tahun bagi beberapa rumah” tegasnya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed