oleh

Warga berharap Lembaga komunitas pengawas korupsi ( L-KPK) usud dugaan kasus pengadaan lembu .

Singkil Agaranews com -sejumlah warga desa slok Aceh kecamatan Singkil kabupaten Aceh Singkil mintak L-KPK usud kasus pengadaan lembu yang di kelolah oleh Bundes, hingga sekarang tidak jelas .serta tidak diketahui oleh masyarakat tentang keberadaan lembuh lembuh tersebut.

Beberapa warga desa mengataka
pada awal media .
Adapun dana Yang digunakan oleh perangkat desa untuk pengadaan nya dari dana Bundes suntikan dana desa anggaran 2017 senilai Lebih kurang Rp:200 juta rupiah .tutur warga .

Pasalnya terdapat beberapa temuan di lapangan ,yaitu dalam pelaksanaan pembelian yang tidak transparan
Serta di tutup tutup kepada warga .Namun
Ketika warga setempat mempertanyakan keberadaan lembu desa itu, perangkat desa hanya menunjuk kan lembu milik warga yang berkeliaran di papadangan yang mencapai ratusan ekor .

Sudah bergeser lebih kurang 3 tahun lamanya
Namun hingga saat ini tidak pernah di sosialisasikan kepada warga tentang perkembangan ternak lembuh milik desa tersebut . serta tak pernah diperlihat kan pada warga setempat tutur sejumlah warga kepada awak media, satu 05/9/20

Selama 3 tahunlebih, lembu tersebut tidak ada kepastiannya .
Dan jika ada ,sudah barang tentu lembu lembuh itu sudah berkembang biak jelas nya

Dalam hal ini warga desa jugak mintak ketua BUMK agar bertanggung jawab
Serta memperlihat kan mana lembu desa ,dan juga mana lembu piribadi warga jangan asal main tunjuk aja.Jugak warga memintak kepada perangkat desa yg terlibat dalam pengadaan tersebut ,agar menangkap lembuh itu dan serah kan kepada warga tutur warga .

Ketika di kompermasih oleh Awak media ,
ketua BUMK Syahrul membantah tuduhan warga terhadap dirinya
Syahrul mengatakan .
Lembu desa tersebut masih ada .Namu dikernakan kurang nya pengawasan ,maka lembu yang mencapai 12 ekor itu tinggal 8 ekor lagi.
Ia nya sudah berusaha mencari yang 4 ekor .
Namun tidak jugak di temui.tutur Syahrul.

Syahrul menambahkan .
Apalagi dalam situasi saat ini saya selaku ketua BUMK ,sepertinya sudah tidak dipungsikan lagi.sedang kan SK masih dalam pegangan saya.jelasnya .
Jugak Syahrul mengatakan, saya perlu waktu 2 Minggu untuk menyelusuri keberadaan lembu lembu itu . Tutupnya .

Reporter M.Khalis .
.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed